Diberdayakan oleh Blogger.
Dapatkan GRATIS EBOOK tentang Manajemen Sumber Daya Manusia, HRD, Human Capital, Leadership, Public Speaking & Ilmu Pengembangan Diri

Bergabunglah dengan Ribuan Sahabat HRD & Leader Pembelajar lainnya :

Grup Telegram Komunitas Young HRD Indonesia
Youtube Channel Komunitas Young HRD Indonesia
Halaman Facebook Komunitas HRD Indonesia



Tampilkan postingan dengan label Spiritual Leadership. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Spiritual Leadership. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Februari 2024

5 Level Kepemimpinan dalam 5 LEVEL Of LEADERSHIP oleh John Maxwell


KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN

Menurut John Maxwell, Kepemimpinan - penerapan khusus dari pengaruh - yang hanya dilandasi oleh posisi ada di level terendah. 

Kepemimpinan bertumbuh dan beranjak lebih tinggi saat Anda mengembangkan hubungan dengan orang lain.  Hal itu terjadi jika mereka mengizinkan Anda memimpin di luar batas deskripsi pekerjaan Anda. 

Saat Anda dan para pengikut Anda sama sama menjadi semakin produktif dalam bekerja, kepemimpinan Anda menanjak di level 3.

Lalu, ketika Anda mulai mengembangkan orang lain dan membantu mereka memaksimalkan potensi, kepemimpinan Anda bergerak naik ke level 4.

Hanya sedikit orang yang mencapai level 5, karena level itu mengharuskan kita menghabiskan waktu seumur hidup untuk mengembangkan orang lain hingga meraih potensi tertinggi mereka.


5 LEVEL KEPEMIMPINAN JOHN MAXWELL

✅ Level 1 : JABATAN

Pengaruh Berdasarkan Hak

- Pahami peran atau deskripsi pekerjaan Anda

- Konsisten melakukan pekerjaan Anda dengan sangat baik

- Lakukan lebih dari yang diharapkan

- Pikul tanggung jawab untuk diri sendiri dan kepemimpinan Anda

- Belajar dari setiap peluang kepemimpinan

- Memahami sejarah yang berdampak terhadap dinamika pribadi

- Jangan mengandalkan jabatan atau pangkat Anda dalam kepemimpinan


✅ Level 2 : PERKENANAN

Pengaruh Berdasarkan Relasi

- Hargai orang lain

- Belajar memahami sudut pandang orang lain dengan mengajukan pertanyaan

- Lebih memedulikan orang ketimbang peraturan

- Libatkan orang lain dalam perjalanan Anda dengan menggeser fokus dari saya menjadi kita

- Jadikan kesuksesan orang lain sebagai tujuan Anda

- Terapkan kepemimpinan yang melayani


✅ Level 3 : PRODUKTIVITAS

Pengaruh Berdasarkan Hasil

- Mulai dan pikul tanggung jawab untuk pertumbuhan pribadi Anda

- Kembangkan akuntabilitas untuk mendatangkan hasil, mulai dari diri sendiri

- Beri teladan kepemimpinan dan berikan hasil

- Bantu orang lain menemukan dan memberikan kontribusi terbaiknya


✅ Level 4 : PENGEMBANGAN ORANG LAIN

Pengaruh Berdasarkan Reproduksi

- Terimalah gagasan bahwa sumber daya manusia adalah aset paling bernilai

- Bersikap terbuka dan jujur mengenai perjalanan pertumbuhan Anda

- Kenalkan orang lain terhadap pertumbuhan dan peluang kepemimpinan

- Tempatkan orang lain di posisi terbaik untuk meraih kesuksesan


✅ Level 5 : PUNCAK

Pengaruh Berdasarkan Rasa Hormat

- Fokuskan pengaruh Anda pada 20% pengikut yang paling berpotensi

- Ajari dan motivasi mereka untuk mengembangkan pemimpin berlevel tinggi lainnya

- Perbesar pengaruh Anda untuk memajukan organisasi

- Manfaat pengaruh eksternal Anda untuk membuat perubahan


Mau Request Artikel 

Level Kepemimpinan yang mana ❓ 😁



Sumber : https://younghrd.blogspot.com/2024/02/5-level-kepemimpinan.html


Jumat, 26 Januari 2024

How to Influence People John Maxwell - Cara Menjadi Pemimpin Berpengaruh di Perusahaan Anda




LEVEL-LEVEL PENGARUH DAN DAMPAKNYA

Kepemimpinan - penerapan khusus dari pengaruh - yang hanya dilandasi oleh posisi ada di level terendah. 

Kepemimpinan bertumbuh dan beranjak lebih tinggi saat Anda mengembangkan hubungan dengan orang lain.  Hal itu terjadi jika mereka mengizinkan Anda memimpin di luar batas deskripsi pekerjaan Anda. 

Saat Anda dan para pengikut Anda sama sama menjadi semakin produktif dalam bekerja, kepemimpinan Anda menanjak di level 3.

Lalu, ketika Anda mulai mengembangkan orang lain dan membantu mereka memaksimalkan potensi, kepemimpinan Anda bergerak naik ke level 4.

Hanya sedikit orang yang mencapai level 5, karena level itu mengharuskan kita menghabiskan waktu seumur hidup untuk mengembangkan orang lain hingga meraih potensi tertinggi mereka.

Pengaruh berfungi dengan cara yang sama dan bertumbuh secara bertahap. 


LEVEL 1 : MEMBERI TELADAN

Pertama-tama, kita dipengaruhi oleh apa yang kita lihat. Jika Anda punya anak, mungkin Anda sudah mengamati hal ini. Apa pun yang Anda katakan pada anak-anak Anda untuk mereka lakukan, kecenderungan alami mereka adalah mengikuti apa yang mereka lihat Anda lakukan

Hampir semua orang yang melihat Anda bersikap positif, tepercaya, serta memiliki kualitas terpuji pasti akan memandang Anda sebagai pribadi yang berpengaruh dalam hidup mereka. Semakin mereka mengenal Anda, semakin besar kredibilitas Anda dan semakin tinggi pula level pengaruh Anda. 


LEVEL 2 : MEMBERI MOTIVASI

Jika Anda ingin membuat dampak yang berarti pada kehidupan orang lain, Anda harus melakukannya dari dekat. 

Anda menjadi pribadi berpengaruh yang memotivasi dengan mendukung orang lain dan berkomunikasi hati ke hati dengan mereka. 

Proses ini melakukan dua hal :

- Membangun jembatan antara Anda dan mereka

- Membangun kepercayaan diri dan perasaan berharga dalam diri mereka. 

Ketika orang lain merasa nyaman dengan Anda dan diri mereka sendiri saat bersama-sama dengan Anda, level pengaruh Anda akan meningkat drastis. 


LEVEL 3 : MENJADI MENTOR

Ketika Anda menjadi teladan integritas dan berhasil mencapai level pengaruh karena memotivasi orang lain, Anda mulai melihat dampak positif dalam hidup mereka. Untuk meningkatkan pengaruh itu dan membuatnya bertahan lama, Anda harus bergerak ke level pengaruh yang lebih tinggi, yaitu menjadi mentor sebagai pembimbing. 

Membimbing berarti mencurahkan hidup Anda bagi orang lain dan membantu mereka memaksimalkan potensi. Saat Anda memberi diri, membantu mereka mengatasi rintangan kehidupan, serta mengajari mereka cara bertumbuh secara pribadi dan profesional, Anda membantu mereka mencapai level kehidupan yang lebih tinggi. Anda benar-benar dapat memantik perubahan dalam hidup mereka. 

4 cara melakukan mentoring :

- Mengembangkan orang lain
- Mengarahkan mereka melewati masalah hidup
- Menjalin hubungan dengan mereka pada tingkat yang lebih mendalam
- Memampukan mereka meraih potensi tertinggi


LEVEL 4 : MELIPATGANDAKAN

Level pengaruh tertinggi yang dapat Anda miliki dalam hidup orang lain adalah melipatgandakan, Anda membantu orang yang Anda pengaruhi untuk menjadi pribadi yang menanamkan pengaruh positif dalam hidup orang lain dan meneruskan bimbingan yang telah mereka terima dari Anda, lengkap dengan apa yang mereka pelajari dan kumpulkan sendiri. 

Banyak orang hidup dalam modus memelihara. Tujuan utama mereka adalah mencegah kemunduran, bukan berusaha membuat kemajuan. Jika ingin berdampak, Anda harus berjuang menjadi pribadi yang melipatgandakan. 

Hanya segelintir orang yang berhasil sampai ke level pengaruh keempat, tetapi semua orang bisa melakukannya. Yang kita perlukan hanyalah sikap tidak mementingkan diri sendiri, murah hati, dan mau berkomitmen. Juga perlu waktu. Untuk bergerak menaiki level pengaruh terhadap sesama, Anda harus lebih memperhatikan setiap individu. 

Mencetak pemimpin adalah tugas terpenting dari setiap pribadi berpengaruh. Jika ingin menanamkan pengaruh, Anda harus berkomitmen untuk mengembangkan pemimpin. 


10 CARA MENJADI PRIBADI BERPENGARUH

Menjadi pribadi berpengaruh artinya :

1. Menjadi teladan integritas bagi semua orang yang berhubungan dengan Anda. 
2. Membimbing orang-orang dalam hidup Anda agar mereka merasa dihargai. 
3. Menunjukkan keyakinan pada mereka agar mereka percaya diri. 
4. Mendengarkan mereka agar Anda bisa membangun hubungan dengan mereka. 
5. Memahami mereka agar Anda dapat membantu mereka mewujudkan impian. 
6. Mengembangkan mereka demi meningkatkan potensi mereka. 
7. Mengarahkan mereka melewati kesulitan hidup sampai mereka bisa melakukannya sendiri. 
8. Menjalin hubungan dengan mereka agar Anda dapat mengangkat mereka ke tingkat yang lebih tinggi. 
9. Memampukan mereka memenuhi tujuan mereka diciptakan. 
10. Mencetak pemimpin agar pengaruh Anda terus bertumbuh melalui orang lain.

Rabu, 20 Juli 2022

5 Aturan Kepemimpinan dalam LEADERSHIP CODE oleh Dave Ulrich
















5 Aturan Kepemimpinan dalam LEADERSHIP CODE oleh Prof Dave Ulrich 


Dalam pembelajaran 5 aturan kepemimpinan, khususnya untuk jabatan supervisor yang merupakan jenjang awal manajemen dalam struktur organisasi dan merupakan pemimpin dalam scope terkecil dalam manajemen, harus memiliki didalam dirinya DNA kepemimpinan efektif yang merupakan 5 aturan memimpin. Apa saja itu ? 


1. Kemampuan Strategis (Strategist)

Kemampuan memahami merumuskan arah dan strategi organisasi kedepan, mengetahui dengan baik kemana arah yang dituju.


2. Kemampuan Mengeksekusi (Executor)

Mengeksekusi strategi, menjalankan cara ter-efektif sesuai workplan dan timeline, perhitungan teknis, membangun tim pelaksana, memonitor pelaksanaan.


3. Kemampuan Memaksimalkan Bakat dan Peran (Talent Manager)

Kemampuan untuk melihat bakat dan kompetensi bawahan untuk menjalankan peran tertentu agar tercapai hasil yang maksimal, membentuk tim yang hebat, menciptakan lingkungan kerja yang positif dan menyenangkan, menciptakan keberhasilan bersama.


4. Kemampuan Mengembangkan SDM (Human Capital Developer)

Merencanakan karir bawahan, CMC - Coaching, Mentoring & Counseling, knowledge sharing, menyiapkan, mendidik dan mendudukan SDM penerus tugas di masing-masing lini. 


5. Kemampuan Membangun Kecakapan Diri (Personal Proficiency)

Kemauan yang kuat untuk mengembangkan pengetahuan & ketrampilan, melakukan evaluasi terhadap diri, melalui kesadaran diri selalu memperbaiki kelemahan & kekuatan, sehingga menjadi pribadi yang pantas menjadi leader.


Saya Doakan atas ijin Allah, Kita semua menjadi Pemimpin yang Hebat. 


Artikel Leadership Code 3.0 (Versi Terbaru) bisa dibaca di link :

https://www.linkedin.com/pulse/crises-opportunities-lead-dave-ulrich-1c/


Bagi Anda yang berminat belajar Manajemen SDM dan HRD
Join Halaman Telegram Komunitas Young HRD Indonesia

Minggu, 17 April 2022

GRATIS Kelas Online GREAT LEADER - Happiness Leadership (Rahasia Kesuksesan Para Pemimpin Dunia)

  

GRATIS Kelas Online HUMAN DEVELOPMENT LEADER persembahan Komunitas Young HRD Indonesia bersama Master Trainer, Coach Helmi Wandara









- The Heart of Leadership - Memimpin dengan Hati https://youtu.be/-iKFx3hAPM8
- Happiness Leadership - Rahasia Kesuksesan Para Pemimpin Dunia https://youtu.be/2o7klBwtvt0 - Pentingnya Peran Leader sebagai Coach https://youtu.be/XBpHGqWCnZU - Mengembangkan Karyawan dengan Pelatihan (People Development with Training) https://youtu.be/kb3DSur2mPc - Kenapa Pelatihan Anda Gagal (Why The Training Failed) https://youtu.be/9P5mmqC20K0 - NLP for Training & Coaching https://youtu.be/NhJ4f_5MXdU - Happy Counselor - Teknik Konseling Efektif di Tempat Kerja https://youtu.be/xIEKRP6Xsog - Organization Development - Agile Talent Strategy https://youtu.be/w-Oe_9yHSw8


Untuk mendapat GRATIS E-Certificate Human Development Leader silahkan ditonton dulu video-videonya dan Jangan Lupa Subscribe, Like & Share sebanyak-banyaknya.

Setelah itu kirim gambar screenshot sebagai bukti Anda telah menyelesaikan menonton Video-Videonya dan pastikan sudah SUBSCRIBE & LIKE. Kirim ke Nomer WA Tim Young HRD Indonesia http://wa.me/6285852316552 untuk kami kirimkan GRATIS Sertifikat Digital.

Sabtu, 16 April 2022

GRATIS Kelas Online GREAT LEADER - The Heart of Leadership (Memimpin dengan Hati)

  

GRATIS Kelas Online HUMAN DEVELOPMENT LEADER persembahan Komunitas Young HRD Indonesia bersama Master Trainer, Coach Helmi Wandara









- The Heart of Leadership - Memimpin dengan Hati https://youtu.be/-iKFx3hAPM8
- Happiness Leadership - Rahasia Kesuksesan Para Pemimpin Dunia https://youtu.be/2o7klBwtvt0 - Pentingnya Peran Leader sebagai Coach https://youtu.be/XBpHGqWCnZU - Mengembangkan Karyawan dengan Pelatihan (People Development with Training) https://youtu.be/kb3DSur2mPc - Kenapa Pelatihan Anda Gagal (Why The Training Failed) https://youtu.be/9P5mmqC20K0 - NLP for Training & Coaching https://youtu.be/NhJ4f_5MXdU - Happy Counselor - Teknik Konseling Efektif di Tempat Kerja https://youtu.be/xIEKRP6Xsog - Organization Development - Agile Talent Strategy https://youtu.be/w-Oe_9yHSw8


Untuk mendapat GRATIS E-Certificate Human Development Leader silahkan ditonton dulu video-videonya dan Jangan Lupa Subscribe, Like & Share sebanyak-banyaknya.

Setelah itu kirim gambar screenshot sebagai bukti Anda telah menyelesaikan menonton Video-Videonya dan pastikan sudah SUBSCRIBE & LIKE. Kirim ke Nomer WA Tim Young HRD Indonesia http://wa.me/6285852316552 untuk kami kirimkan GRATIS Sertifikat Digital.

Jumat, 05 Februari 2021

Transformasi Kepemimpinan LeaderSHIFT John Maxwell - Memimpin Generasi Milenial Part 3



LEADERSHIFT - TRANSFORMASI REPRODUCTION (PEOPLE DEVELOPER)


SEORANG DIRI LEBIH CEPAT, BERSAMA-SAMA LEBIH JAUH

Transformasi ini memengaruhi kepemimpinan John Maxwell, bahwa kepemimpinan tidak seharusnya tentang dirinya, kepemimpinan seharusnya selalu tentang orang lain.

John Maxwell menjelaskan tahapan empat anak tangga yang dia tapaki untuk membantu Anda melakukan transformasi kepemimpinan :

1. Mendaki Tangga - Seberapa Tinggi Saya bisa Mendaki ?

Langkah pertama dalam kepemimpinan bukanlah memimpin orang lain, melainkan memimpin diri sendiri. Itu menunjukkan Anda mampu mendaki tangga sendirian.

Selagi Anda mendaki tangga kesuksesan, berikut beberapa saran untuk memastikan Anda melakukannya seefektif mungkin :

- Pastikan tangga Anda berdiri di landasan integritas dan karakter yang teguh
- Jangan pernah menginjak orang lain saat mendaki
- Jangan melewatkan satu anak tangga pun
- Mundurlah sesekali untuk beristirahat, merenung dan memperoleh perspektif
- Jangan juga menginjak orang lain saat Anda mundur
- Setiap kali Anda kembali mendaki, pastikan Anda berkembang
- Selalu hargai orang-orang yang memegangi tangga untuk Anda

Semakin baik kemampuan Anda mendaki tangga sendirian, semakin banyak yang harus Anda berikan kepada orang lain ketika Anda berlanjut ke fase berikutnya.

Ada yang berminat dibagikan Fase Kedua Memegangi Tangga - Seberapa Tinggi Orang Lain bisa Mendaki dengan sedikit bantuan

:question:



Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM, Pengembangan Diri dan Leadership secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini

Halaman Facebook

Channel Telegram (GABUNG bersama lebih dari 1.000 Member lainnya)

Berminat belajar Leadership & People Development based John C Maxwell bersama Coach Helmi Wandara, Certified EQUIP LEADER Program by John Maxwell. Hubungi : Ringga Arie ,S.E HRM Learning Partner WhatsApp 085852316552
http://wa.me/6285852316552



Testimoni Alumni Kelas Online Leadership & People Development



Rabu, 03 Februari 2021

Transformasi Kepemimpinan LeaderSHIFT John Maxwell - Memimpin Generasi Milenial Part 2






LEADERSHIFT - TRANSFORMASI HUBUNGAN


ANDA INGIN MEMIMPIN ATAU DICINTAI

Kenapa Pemimpin ingin Orang-Orang merasa senang ?

John Maxwell pernah merasa kekuatan kepemimpinannya adalah menyenangkan semua orang karena melakukan itu membuat dia bahagia.

Selama bertahun-tahun awal itu, dia mendefinisikan kepemimpinan sebagai Senangkanlah orang-orang dan mereka akan mengikuti Anda. John Maxwell selalu mengajukan satu pertanyaan kepada dirinya sendiri : "Apakah semua orang bahagia ?" Jawabannya adalah tidak, Anda tidak pernah bisa membahagiakan semua orang. Dan keinginan untuk melakukannya adalah jebakan menuju kekecewaan.

Tidak ada pemimpin yang bisa menyenangkan semua orang setiap saat. Bahkan pemimpin terhebat dalam sejarah memiliki para penentang.

John Maxwell akhirnya menyadari bahwa sebenarnya dia tidak memimpin orang-orang. Dia hanya berusaha membuat mereka dan dirinya sendiri merasa nyaman. Untuk memaksimalkan potensi terbaik orang-orang. Para Pemimpin harus meminta yang terbaik dari mereka.

John melatih diri untuk berupaya menjadi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan orang-orang, bukan hanya di inginkan. Dia lantas bertransformasi dari pemimpin yang berusaha menyenangkan orang-orang menjadi pemimpin yang memotivasi mereka.




Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM, Pengembangan Diri dan Leadership secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini

Halaman Facebook

Channel Telegram (GABUNG bersama lebih dari 1.000 Member lainnya)

Berminat belajar Leadership & People Development based John C Maxwell bersama Coach Helmi Wandara, Certified EQUIP LEADER Program by John Maxwell. Hubungi : Ringga Arie HRM Learning Partner WhatsApp 085852316552 http://wa.me/6285852316552


Selasa, 26 Januari 2021

Transformasi Kepemimpinan LeaderSHIFT John Maxwell - Memimpin Generasi Milenial Part 1

 



LEADERSHIFT - TRANSFORMASI FOKUS


MENAMBAHKAN NILAI KEPADA ORANG LAIN DENGAN MENJADI YANG PERTAMA MEMBERI BANTUAN

Kepada Siapa Anda Bisa Menambahkan Nilai Hari Ini ?

Seperti yang telah diajarkan John Maxwell,
kita mengawali dengan berubah dari solois menjadi konduktor
saat memiliki misi menambahkan nilai kepada orang lain.

Jika kita ingin memimpin orang lain, memperhatikan orang-orang di sekitar kita menjadi sangat penting.

Salah satu cara paling sederhana dan paling efektif untuk menambahkan nilai kepada orang-orang adalah menawarkan bantuan dalam masa-masa sulit. Tetapi mengetahui cara dan waktu untuk menambahkan nilai membutuhkan tekad.

Untuk menerapkan materi bab ini, kenalilah orang-orang Anda sehingga Anda bisa menjadi orang pertama yang memberikan bantuan. Di buku catatan atau komputer Anda, tuliskan nama-nama orang yang Anda pimpin sehari-hari. Ini bisa jadi di rumah, kantor, atau di komunitas.

Anda perlu menginvestasikan waktu untuk mengetahui cara Anda bisa lebih membantu orang lain.

Pilih tiga nama dari daftar Anda dan jadwalkan waktu untuk bertemu dengan ketiga orang tersebut.
Anda hanya butuh sekitar 5-10 menit untuk menanyakan hal-hal ini kepada mereka:

- Di mana Anda merasa paling butuh bantuan dalam pekerjaan sehari-hari ?
- Di mana Anda merasa paling butuh bantuan dalam pekerjaan mingguan ?
- Di mana Anda merasa paling butuh bantuan dalam rentang bulanan?
- Apa yang secara khusus bisa saya lakukan sebagai pemimpin Anda untuk membantu di area-area tersebut?



Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM, Pengembangan Diri dan Leadership secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini 

Halaman Facebook 

Channel Telegram (GABUNG bersama lebih dari 1.000 Member lainnya)


Berminat belajar Leadership & People Development based John C Maxwell bersama Coach Helmi Wandara, Certified EQUIP LEADER Program by John Maxwell.

Hubungi :

Ringga Arie ,S.E
HRM Learning Partner
WhatsApp 085852316552


Senin, 26 Mei 2014

Bukan Hanya Pemimpin Yang Amanah, Tapi Juga Sistem Kepemimpinan Yang Amanah



Sesungguhnya Allah Ta’ala memberikan wewenang kepada penguasa untuk menghilangkan sesuatu yang tidak bisa dihilangkan oleh Al Qur’an – Utsman bin Affan

Islam berbeda dengan agama-agama yang lain yang pernah diturunkan oleh Allah Swt, karena Islam diturunkan sempurna dan menyeluruh, termasuk dalam hal megatur pemimpin dan sistem kepemimpinan.

Karena mengusung kesatuan kepemimpinan politik dan spiritual inilah maka Islam dapat tersebar dengan luasan yang fenomenal dalam tempo yang relatif singkat dibandingkan peradaban pendahulunya seperti Persia dan Romawi.

Karena itu pula Michael H. Hart dalam bukunya “The 100 – a Ranking of Most Influential People in History”, menilai Nabi Muhammad dengan kalimat “he was the only man in history who was supremely succesfull on both the religious and secular level“, dengan menuliskan dua alasan:
“Muhammad, however, was responsible for both the theology of Islam and its main ethical and moral principles”
“Furthermore, Muhammad (unlike Jesus) was a secular as well as a religious leader. In fact, as the driving force behind the Arabs conquest, he may well rank as the most influential political leaders of all time”

Pemimpin di dalam Islam sangatlah penting, bahkan diwajibkan dalam perkara agama. Rasul bersabda “Tidak halal bagi tiga orang yang berada di sebuah tempat di muka bumi ini melainkan mereka menunjuk seorang pemimpin di antara mereka.” (HR Ahmad)

Bila dalam safar saja diwajibkan adanya pemimpin, apalagi perkara yang lebih besar yaitu urusan ummat seluruhnya. Namun di dalam Islam, Allah tidak hanya mewajibkan pada kaum Muslim untuk sekedar memiliki pemimpin yang amanah, namun juga sistem yang amanah dimana pemimpin itu memimpin dengannya.

Rasul sendiri tatkala memimpin kaum Muslim bertindak sebagai kepala negara yang amanah, dengan mengatur sistem ekonomi, politik, pendidikan, peradilan dan keamanan dalam dan luar negeri, termasuk mengirim surat pada Kaisar Romawi dan Kisra Persia pada waktu itu, dan kesemuanya berdasarkan sistem syariah Islam.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الأمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا
وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأمْرِ مِنْكُمْ
فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلا

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya (QS an-Nisaa [4]: 58-59)

Kedua ayat ini menunjukkan kewajiban yang sangat besar bagi kaum muslim untuk memiliki pemimpin dan kepemimpinan yang dengannya bisa diterapkan amanat hukum Allah dengan adil, dan menjadi penjamin atas dipakainya al-Qur’an dan as-Sunnah ketika ada perselisihan diantara kaum mukmin
Rasulullah pun telah memberikan batasan, bagaimana penguasa dan kepemimpinan ini diatur dalam Islam melalui lisannya yang mulia:

“كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمْ الْأَنْبِيَاءُ كُلَّمَا هَلَكَ نَبِيٌّ خَلَفَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ لَا نَبِيَّ بَعْدِي وَسَيَكُونُ خُلَفَاءُ فَيَكْثُرُونَ”
قَالُوا “فَمَا تَأْمُرُنَا” قَالَ “فُوا بِبَيْعَةِ الْأَوَّلِ فَالْأَوَّلِ. أَعْطُوهُمْ حَقَّهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ سَائِلُهُمْ عَمَّا اسْتَرْعَاهُمْ” روه بخاري و مسلم

Dahulu Bani Israil selalu dipimpin dan dipelihara urusannya oleh para nabi. Setiap nabi meninggal, digantikan oleh nabi berikutnya. Sesungguhnya tidak ada nabi sesudahku. Tetapi nanti akan ada banyak khalifah. Para Sahabat bertanya, “Apa yang engkau perintahkan kepada kami?” Beliau menjawab, “Penuhilah baiat yang pertama, dan yang pertama saja. Berikanlah hak mereka, sesungguhnya Allah akan memintai pertanggungjawaban terhadap urusan yang dibebankan kepada mereka” (HR Bukhari dan Muslim)

Demikianlah Rasulullah berpesan, bahwa yang kelak akan melanjutkan kepemimpinan dan pemeliharaan atas ummat adalah pemimpin yang disebut Khalifah, dan Khalifah inilah yang akan menjaga amanah untuk menerapkan sistem amanah berdasar Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagaimana diperintahkan dalam QS An-Nisaa [4]: 59

Maka setelah wafatnya Rasulullah, Abu Bakar menjabat sebagai Khalifah kaum Muslim, dilanjutkan dengan Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib, keempatnya dikenal sebagai Khulafaur Rasyidin, Para Khalifah yang ditunjuki Allah. Dan sistem kepemimpinan ini disebut dengan nama Khilafah.

Keberadaan Khalifah sebagai pemimpin yang satu bagi kaum Muslim dan Khilafah sebagai sistem kepemimpinan yang satu bagi kaum Muslim inilah yang selalu dijaga oleh kaum Muslim semenjak wafatnya Rasulullah sampai pada tahun 1924 saat Khilafah diruntuhkan di Turki dan Khalifah diturunkan dan diasingkan.

Dari dalil-dalil diatas kita lalu memahami bahwa seluruh kaum Muslim diwajibkan dalam Islam untuk memiliki pemimpin yang amanah, selain itu Islam juga mewajibkan adanya sistem yang amanah.
Dalam Islam, belum cukup ketika kaum Muslim memilih pemimpin yang amanah, namun dipilih untuk menjalankan sistem yang tidak amanah seperti sekulerisme, liberalisme dan demokrasi seperti saat ini. Tapi pemimpin Islam diwajibkan untuk menjalankan sistem amanah juga, yaitu yang berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Karenanya memilih pemimpin yang amanah tapi tidak sistem kepemimpinan yang amanah, hanya menjadikan pemimpin tersebut bermaksiat dalam sistem yang tidak amanah ini, dan merupakan sikap tak benar karena memilih dan memilah hukum Allah, setengah-setengah dalam ketaatan.

Seharusnya kaum Muslim menyadarkan dan mengingatkan satu sama lain bahwa sumber permasalahan besar ummat bukan hanya tentang pemimpin yang amanah, namun lebih karena ditinggalkannya hukum Allah dan Rasul-Nya, Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sistem kepemimpinan.

Jadi Islam mewajibkan bukan hanya pemimpin yang amanah, namun juga sistem kepemimpinan yang amanah.



buku-buku @felixsiauw bisa ke Gramedia atau pesan online di alfatihbookstore.com atau ke pages Facebook alfatihbookstore

 

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?
Info Detail KLIK Gambar

Leadership & People Development

Practical Coaching Konseling

Practical Coaching Konseling
Gabung KLIK Gambar atau Hubungi WhatsApp 085852316552

Corporate Trainer & Public Speaker

Certified HUMAN DEVELOPMENT