Diberdayakan oleh Blogger.
Dapatkan GRATIS EBOOK tentang Manajemen Sumber Daya Manusia, HRD, Human Capital, Leadership, Public Speaking & Ilmu Pengembangan Diri

Bergabunglah dengan Ribuan Sahabat HRD & Leader Pembelajar lainnya :

Grup Telegram Komunitas Young HRD Indonesia
Youtube Channel Komunitas Young HRD Indonesia
Halaman Facebook Komunitas HRD Indonesia



Tampilkan postingan dengan label Artikel Young HRD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Young HRD. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2022

GRATIS Kelas Online Human Resource Management

 

 

GRATIS Kelas Online HUMAN DEVELOPMENT LEADER persembahan Komunitas Young HRD Indonesia bersama Master Trainer, Coach Helmi Wandara









- The Heart of Leadership - Memimpin dengan Hati https://youtu.be/-iKFx3hAPM8
- Happiness Leadership - Rahasia Kesuksesan Para Pemimpin Dunia https://youtu.be/2o7klBwtvt0 - Pentingnya Peran Leader sebagai Coach https://youtu.be/XBpHGqWCnZU - Mengembangkan Karyawan dengan Pelatihan (People Development with Training) https://youtu.be/kb3DSur2mPc - Kenapa Pelatihan Anda Gagal (Why The Training Failed) https://youtu.be/9P5mmqC20K0 - NLP for Training & Coaching https://youtu.be/NhJ4f_5MXdU - Happy Counselor - Teknik Konseling Efektif di Tempat Kerja https://youtu.be/xIEKRP6Xsog - Organization Development - Agile Talent Strategy https://youtu.be/w-Oe_9yHSw8


Untuk mendapat GRATIS E-Certificate Human Development Leader silahkan ditonton dulu video-videonya dan Jangan Lupa Subscribe, Like & Share sebanyak-banyaknya.

Setelah itu kirim gambar screenshot sebagai bukti Anda telah menyelesaikan menonton Video-Videonya dan pastikan sudah SUBSCRIBE & LIKE. Kirim ke Nomer WA Tim Young HRD Indonesia http://wa.me/6285852316552 untuk kami kirimkan GRATIS Sertifikat Digital.

Rabu, 18 Agustus 2021

GRATIS Kelas Online Human Development Leader

 

GRATIS Kelas Online HUMAN DEVELOPMENT LEADER persembahan Komunitas Young HRD Indonesia bersama Master Trainer, Coach Helmi Wandara









- The Heart of Leadership - Memimpin dengan Hati https://youtu.be/-iKFx3hAPM8
- Happiness Leadership - Rahasia Kesuksesan Para Pemimpin Dunia https://youtu.be/2o7klBwtvt0 - Pentingnya Peran Leader sebagai Coach https://youtu.be/XBpHGqWCnZU - Mengembangkan Karyawan dengan Pelatihan (People Development with Training) https://youtu.be/kb3DSur2mPc - Kenapa Pelatihan Anda Gagal (Why The Training Failed) https://youtu.be/9P5mmqC20K0 - NLP for Training & Coaching https://youtu.be/NhJ4f_5MXdU - Happy Counselor - Teknik Konseling Efektif di Tempat Kerja https://youtu.be/xIEKRP6Xsog - Organization Development - Agile Talent Strategy https://youtu.be/w-Oe_9yHSw8


Untuk mendapat GRATIS E-Certificate Human Development Leader silahkan ditonton dulu video-videonya dan Jangan Lupa Subscribe, Like & Share sebanyak-banyaknya.

Setelah itu kirim gambar screenshot sebagai bukti Anda telah menyelesaikan menonton Video-Videonya dan pastikan sudah SUBSCRIBE & LIKE. Kirim ke Nomer WA Tim Young HRD Indonesia http://wa.me/6285852316552 untuk kami kirimkan GRATIS Sertifikat Digital.

Senin, 12 April 2021

AGEN PERUBAHAN BUDAYA PERUSAHAAN - TIPS MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI AGILE CULTURE

 



TIPS MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI AGILE CULTURE


Artikel oleh :


Indira Maharani

- Praktisi HR Professional, Organization Development Consultant 

- Professional Coach

- Penulis Buku Culture Energy - A Framework to Highly Engage Culture


Menurut World Economic Forum (WEF)  Skill yang akan dibutuhkan Sebagai Future Leader Industry dalam waktu kedepan adalah berkaitan dengan Innovasi, Complex Problem Solving, Entrepreneurship dan strategic vision untuk kian kompetitif berada di market yang ada. Perlunya organisasi untuk memiliki Kegesitan (Agile) dalam merespon perubahan yang sangat dinamis. Dulu, kita mengenal bahwa organisasi menjadi mesin penggerak sehingga berbagai tipe Top-Down Hierarkhy, Bureucracy sangat banyak kita temukan. Namun Konsep Agile Organization adalah organisasi yang di dalamnya terdapat living “Organism” yaitu kehidupan yang saling terikat dan mensupport satu sama lain. 


Dengan perubahan dunia industrial menjadi industry 4.0 proses industry mengalami banyak perubahan dalam otomatisasi secara digital. Dimana perubahan di era saat ini adalah merupakan hal yang menjadi mutlak saat dunia industri kian mengalami kemajuan. Menjadi Agile dalam masa ini adalah essential. Memastikan organisasi terus melakukan perubahan secara dinamis serta tetap stabil dalam bisnis.


Apa saja hal yang perlu diperhatikan saat organisasi anda ingin me-reorganisasi menjadi nimble culture? 


1. Melonggarkan aturan

Membuat segala aturan yang ada menjadi simple dan mengarah pada purpose serta value strategy bisnis hal yang telah ditetapkan. Proses bisnis yg menginginkan akselerasi memungkinkan kecepatan dalam mengambil suatu kebijakan dan aturan.


2. Berani mengambil resiko

Membuat resiko kecil untuk mempelajari hal baru melakukan penemuan baru dan implementasi sebuah hal baru adalah hal yang diharapkan dalam menciptakan culture nimble. Perubahan kecil yang bersifat improvement atau perubahan minor bukanlah hal yg kini menjadi tantangan.


3.  CollaborAction

Peran serta dan tanggungjawab seluruh stakeholder yg memungkinkan terwujud harus dipertimbangkan. Kompetensi, behaviour diri individu di organisasi menjadi penting untuk mendefine tentang kompetensi creative thinking dan complex problem solving. Sehingga culture organisasi mampu menumbuhkan setiap individu.


Apakah sumberdaya kita siap memiliki kompetensi yang sesuai dengan strategy atau purpose perusahaan? Fungsi dan peran HR sebagai change Agent sangat diperlukan dalam melakukan transformasi culture dan melakukan enhancement dalam kompetensi individu. 


Dengan latar belakang itu Buku CULTURE ENERGY A Framework to Highly Engage Culture hadir membersamai praktisi HR, Para Leader, Business Owner untuk membawa culture sebagai bagian terpenting dalam perhatian Karena Pengaruh membangun sebuah Proses, Sistem, Standard dalam perusahaan perlu kekuatan culture yang mendukung strategy dan purpose perusahaan.




Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM dan Pengembangan Diri secara GRATIS.


Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini 


Halaman Facebook 

https://www.facebook.com/YoungHRDIndonesia


Channel Telegram

https://t.me/YoungHRDIndonesia


Berminat belajar Transformasi Budaya Organisasi melalui Culture Energy bersama Coach Indira.


Hubungi :


Ringga Arie 

HRM Learning Partner

http://wa.me/6285852316552

Selasa, 17 September 2019

AGEN PERUBAHAN BUDAYA PERUSAHAAN - MENDESAIN BUDAYA & MENGELOLA PERUBAHAN






MENDESAIN BUDAYA & MENGELOLA PERUBAHAN


Artikel oleh :


Indira Maharani

- Praktisi HR Professional dan Consultant

- Profesional Coach



Menurut Buku HR Competencies Model (2016) oleh Mike Ulrich, Dave Ulrich dkk, Peran HR Professional meliputi mengelola perubahan serta budaya di perusahaan. Dengan tugas sebagai champion dalam Budaya dan perubahan maka Tugas HR Professional tersebut memastikan agar kedua hal tersebut secara konsisten terus berlangsung dan hidup bersama organisasi mereka.

Dalam prosesnya bisa jadi perusahaan berganti visi dengan melihat kepada kebutuhan focus external dan juga mendifferensiasi produk dan layanan di market. Mengganti logo Brand, melakukan campaign kepada customer, berusaha melakukan eksternal exposure untuk mendapatkan public interest. Atau jika dirasa perusahaan anda dirasakan kurang adaptif terhadap perubahan pasar, baik itu produk, layanan atau karyawannya. Less responsive serta menunjukkan respon negatif atau penolakan terhadap perubahan yang digagas oleh perusahaan.

Lalu apa makna peran HR dalam hal ini? Yaitu sebagai pengemban kepentingan dari stakeholder. Berat yah? Engga juga, Karena Menurut Dave Ulrich seorang HR Professional bertugas “memfasilitasi” perubahan tersebut. Sebagai contoh produk layanan anda berganti market untuk diversifikasi market baru, maka hal apa yang perlu diketahui karyawan tentang market baru tersebut. Memfasilitasi dengan Menciptakan kelas diskusi tingkat Manajerial serta karyawan, membangun committee perubahan perlu dilakukan untuk menghidupkan nilai-nilai baru yang mengarah pada visi perusahaan yang baru. Visi besar perubahan besar perlu ditanamkan, serta bagaimana mereka diharapkan berkontribusi di diri individu mereka masing – masing sesuai dengan Values atau Nilai yang baru. Menanamkan kompetensi perilaku dan sikap mental yang baru sesuai dengan visi yang baru. Mendorong untuk kian menciptakan perubahan kecil di dengan sub unit untuk memaknai perubahan tersebut. Serta tetap memberikan continuous support dan guidance dalam periode perubahan tersebut. Intinya tugas dan peran HR memaknai perubahan menjadi hal yang menyenangkan, meaningful bagi seluruh stakeholder termasuk karyawan!

Dalam Mengelola perubahan memastikan bahwa keseluruhan anggota tim berkontribusi positif sesuai dengan tugas dan kapasitasnya, memfasilitasi penetapan target dan meretain semangat perubahan sesuai dengan tahapan yang dijadwalkan. Keunikan mengelola orang dalam masa perubahan itu penting, akan bermunculan sikap kelompok orang yang Patuh, Ragu, Tinggal, atau Penentang seperti yang saya sebutkan dalam Buku saya Culture Energy. Nah bagaimana harus bersikap pada kelompok yang ada dalam kuadran tipe tersebut? Itu adalah salah satu peran HR dalam Mengelola Perubahan.

Diatas adalah sekelumit hal yang pernah saya jalani di professional experience, apakah terlihat mudah? tidak juga. Apakah mudah dijalani? Tergantung kesiapan organisasi anda dalam mengadaptasi perubahan dan Kegesitan (Agile) dalam budaya anda. So, Segeralah Bersiap!


 

Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM dan Pengembangan Diri secara GRATIS.
Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini



Halaman Facebook


Channel Telegram


Berminat belajar Transformasi Budaya Organisasi melalui Culture Energy bersama Mbak Indira.



Hubungi :


Ringga Arie ,S.E

HRM Learning Partner
WhatsApp 085852316552

Rabu, 17 Juli 2019

HRM 4.0 - PERAN BESAR MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM PERUSAHAAN








PERAN BESAR MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM PERUSAHAAN


artikel oleh :

Ryan Martian
- HR and Business Consultant
- Talents Mapping Practitioner



Persoalan mengelola SDM tidak terbatas kepada pengelolaan administrasi kepegawaian, tidak hanya tentang absensi pegawai, penggajian, mengatur ijin dan cuti, jadwal kerja, kontrak kerja, surat peringatan pegawai, lebih dari itu mengelola SDM merupakan keseluruhan pengelolaan SDM dengan target performance, alias kinerja. Tujuannya jelas, bagaimana agar setiap pegawai mencapai kinerja terbaiknya, puncak prestasi kerjanya.

Dave ulrich membuat sebuah model, bahwa mengelola SDM berarti menjalankan 4 peran fungsi departemen SDM, Meliputi:

1. Strategic Partner
2. Change Agent
3. Employe Champion
4. Administrative Partner

Sebagai Strategic Partner berarti bagian SDM berfokus pada menyelaraskan strategi dan praktek SDM dengan strategi bisnis. Bagian SDM menjadi mitra stategik manajemen puncak untuk mewujudkan keberhasilan strategi bisnis dengan menerjemahkan strategi bisnis ke dalam praktek pengelolaan SDM sehingga (1) organisasi dapat beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan, (2) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, (3) pada akhirnya, organisasi dapat meningkatkan hasil finansial-nya karena strategi dapat di implementasikan dengan lebih efektif.

Sebagai change agent, bagian SDM harus mampu mengelola setiap transformasi atau perubahan dalam organisasi, termasuk perubahan budaya dasar organisasi. Bagian SDM mengidentifikasi dan menerapkan proses perubahan akibat penerapan ide-ide atau inisiatif yang didisain atau diterapkan organisasi.

Sebagai employee champion, berarti terlibat dalam permasalahan, ekspektasi dan kebutuhan SDM sehari-hari. Bagian SDM secara aktif dan agresif berperan dalam mengembangkan serta meningkatkan komitmen dan kontribusi / kinerja SDM untuk mencapai keberhasilan organisasi.

Sementara peran administrative expert berarti ahli dalam menjalankan administrasi dan infrastruktur terkait SDM dengan efektif dan efisien antara lain yang terkait dengan rekrutmen, training dan pengembangan, peningkatan kinerja, sistem remunerasi.

Persoalan administratif hanya menjadi salah satu bagian kecil dari pengelolaan SDM lebih dari itu seorang HR Person harus menjalankan 4 aktivitas ke HRDan, yang tidak hanya mengelola day to day activity, tetapi juga punya peran strategic, process dan pengembangan SDMnya. Sebuah pekerjaan yang menuntut skill tinggi dan pengetahuan yang luas agar tercipta iklim organisasi yang mendorong tercapainya performa puncak seluruh tim.

Oleh karena itulah buku HRM 4.0 Grow Your People Get Your Great Business ini hadir, untuk membantu para pengelola bisnis, pemilik bisnis dan manajer serta HR Person mendapatkan panduan yang membumi dan mudah untuk dipahami tentang bagaimana seharusnya manajemen SDM dipahami dan dijalankan.



Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM dan Pengembangan Diri secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini 

Halaman Facebook 

Channel Telegram


Berminat belajar HRM 4.0 bersama Pak Ryan Martian.

Hubungi :

Ringga Arie ,S.E
HRM Learning Partner
WhatsApp 085852316552

Rabu, 10 April 2019

GRATIS Kelas Online HR Business Partner 2.0 Practitioner



Dave Ulrich memperkenalkan konsep baru HR Outside-In, enam kompetensi HR menghadapi masa depan. Anda sebagai peserta kelas online akan kami berikan pemahaman pengetahuan tentang konsep terbaru ini. Sebagai infomasi untuk Anda, peran HR selalu mengalami perubahan dari awal sebagai HR Administration, berkembang menjadi HR Practices, menapak lagi menjadi HR Strategy dan kini saatnya menjadi HR Outside-In.

Enam kompetensi yang wajib dimiliki Praktisi HR yaitu :
1. Strategic Positioner (membangun organisasi yang selaras dengan tren yang terjadi dalam segala aspek kehidupan masyarakat/bisnis)
2. Credible Activist (aktif membangun komunikasi yang persuasif dalam hubungan kepegawaian di dalam organisasi maupun terhadap pelanggan bisnis)
3. Capability Builder (membentuk kapabilitas individu maupun organisasi)
4. Change Champion (menjadi agen perubahan)
5. Innovator and Integrator (menjadi alternative solusi terhadap berbagai permasalahan yang terjadi yang berkaitan dengan organisasi dan customer)
6. Technology Proponent (pemanfaatan teknologi yang ada dengan kebutuhan pengelolaan organisasi dan customernya)

Evolusi HR Business Partner 2.0 by Dave Ulrich

HR Harus Memiliki 3 Kompetensi Utama

Dibutuhkan persiapan yang tidak sedikit jika Anda berniat mengoptimalkan peran HRD sebagai strategic business partner. Dave Ulrich menyebutkan bahwa HR setidaknya harus memiliki tiga kompetensi bisnis utama, yaitu:

Strategic positioner

Kompetensi ini terkait dengan peran HR dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang diinginkan perusahaan demi terciptanya keunggulan kompetitif. Untuk itu, HR dituntut untuk memahami bisnis dan cara beroperasinya.

Credible activist

HR harus mendapat kepercayaan dari manajemen atau pimpinan perusahaan serta karyawan sebagai partner kerja yang kredibel serta dapat diandalkan. Dalam hal ini, kemampuan komunikasi HR sangat diandalkan karena sebagai strategic business partner, HR harus bisa menyampaikan aspirasi karyawan kepada pimpinan sekaligus mengomunikasikan kebijakan pimpinan kepada karyawan.

Paradox navigator

Kompetensi ini menuntut HR untuk menjadi divisi yang fleksibel, terutama jika berkaitan dengan finansial perusahaan. HR harus bisa peka terhadap kondisi finansial perusahaan agar dapat menyelaraskan strategi mereka dengan kebutuhan perusahaan.

Didukung dengan 6 Kompetensi Bisnis Tambahan

Nah, berdasarkan tiga kompetensi utama tersebut, kompetensi HR dikembangkan lagi menjadi enam kompetensi tambahan, yakni:

Compliance manager 

Tak hanya harus mematuhi regulasi perusahaan, HR juga harus dapat mencegah karyawan agar tidak melakukan ketidakpatuhan. Dengan begitu, HR sebagai strategic business partner pun berfungsi untuk menjaga profil risiko perusahaan.

Analytics designer and interpreter
 
Aktivitas HRD melibatkan banyak data penting yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil keputusan strategis. Contohnya, berdasarkan data, ada karyawan di bidang finansial yang background-nya justru berasal dari marketing. Nah, karyawan tersebut bisa diminta membantu divisi marketing saat misalnya load pekerjaan sedang tinggi.

Technology and media integrator 
 
Proses kerja HRD tidak bisa dilepaskan dari teknologi, yang memang berfungsi untuk memudahkan pekerjaan sehari-hari. 

Culture and change champion 

HR harus dapat menjadi “perekat” untuk membantu karyawan dalam meningkatkan komitmennya terhadap perusahaan, yakni dengan menciptakan budaya yang terbuka dan transparan.

Human capital curator 

Kompetensi ini mengharuskan HR untuk memastikan bahwa setiap proses yang dilakukan telah sejalan dengan kebutuhan perusahaan.

Total Rewards Stewards 

Meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan memberikan penghargaan sepatutnya kepada mereka. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan retensi karyawan.





KLIK link dibawah ini untuk mengikuti 
Kelas Online GRATIS HR Business Partner bersama Prof Dave Ulrich 





GRATIS Kelas Online HUMAN DEVELOPMENT LEADER persembahan Komunitas Young HRD Indonesia bersama Master Trainer, Coach Helmi Wandara





- Organization Development - Agile Talent Strategy

- The Heart of Leadership - Memimpin dengan Hati

- Happiness Leadership - Rahasia Kesuksesan Para Pemimpin Dunia

- Pentingnya Peran Leader sebagai Coach

- Mengembangkan Karyawan dengan Pelatihan (People Development with Training)

- Kenapa Pelatihan Anda Gagal (Why The Training Failed)

- NLP for Training & Coaching

- Happy Counselor - Teknik Konseling Efektif di Tempat Kerja




Untuk mendapat GRATIS E-Certificate Human Development Leader silahkan ditonton dulu video-videonya dan Jangan Lupa Subscribe & Like.

Setelah itu kirim gambar screenshot sebagai bukti Anda telah menyelesaikan menonton Video-Videonya dan juga sudah subcribe dan like, kirim ke Nomer WA http://wa.me/6285852316552



Anda juga bisa pelajari materi-materi Sharing Santai Komunitas Young HRD Indonesia sebelumnya di

Channel Telegram Komunitas Young HRD Indonesia (Gabung bersama 1.500 Sahabat Leader Pembelajar lainnya)

Blog Komunitas Young HRD Indonesia


Semoga Bermanfaat :grin:

Ringga Arie
Learning Partner
Komunitas Young HRD Indonesia
WhatsApp 085852316552





Sumber Gambar : 
https://strategicleaders.com/evolution-hr-business-partner/

Sabtu, 02 Februari 2019

PEOPLE DEVELOPMENT - PERAN KEDUA TRAINER SEBAGAI PROMOTE BEHAVIOR CHANGE (PART 3)



Artikel Oleh :

Coach N. Kuswandi
- People Development Expert
- Penulis Buku Coaching Handbook - Pembahasan Coach Competency dari Internasional Coach Federation
:diamond_shape_with_a_dot_in


Wave of change, ocean of opportunity - badai perubahan, lautan kesempatan, begitulah quote yang sangat relevan untuk era VUCA (volatil, uncertainly, complex, ambigu). Perubahan tersebut juga terasa di dunia Learning and Development. Deloit, sebagai multinational consultant bahkan menggambarkan secara masif, lima perubahan besar learning and development dalam 17 tahun terakhir (era e-learning, era talent management, era continuous learning, era digital learning dan sebentar lagi akan muncul artificial learning). Artinya tiap 3.5 tahun sekali era learning telah berubah. Kalau diibaratkan "belum selesai belajar dan implementasi satu evolusi learning and development sudah berpindah ke evolusi berikutnya".


Ada yang memandang perubahan ini sebagai gelombang ancaman, namun ada juga yang memandang bahwa perubahan tersebut adalah lautan peluang. Dan orang-orang yang berselancar dalam lautan peluang dengan "embrace" tantangan kemudian disebut sebagai paradoc navigator.



Dalam kontek learning and development para paradoc navigator tersebut punya fleksibilitas untuk terus belajar, tak terkecuali membawa paradoc paradigma mendelivery learning and development. Kemarin saya telah share bahwa satu peran seorang facilitator adalah create safe learning environment. Maka dikesempatan kali ini saya ingin share tentang paradigma peran kedua seorang facilitator *Promote Behavior Change. Peran ini menjadi kritikal, karena saat facilitator mampu memainkan peran ini maka tujuan learning pada level ketiga (behavior change) dan level ke empat (business result) akan tercapai.



Ingat bahwa ilmu itu ibarat pohon yang kuat, dan buahnya adalah menjalankan ilmu tadi. Mengajarkan trainee kita tentang ilmu membuat mereka menjadi pohon yang kuat. Dan pohon yang kuat akan lebih bermanfaat saat berbuah. Bayangkan saja bagaimana merasa ruginya orang yang membiayai pendidikan trainee namun perilaku trainee tidak berubah. Disinilah peran facilitator yang promote behavior change menjadi penting.












Sekarang bagaimana melakukan peran tersebut? Peran ini sebenarnya sangat erat kaitannya dengan ilmu influencing. Dan Anda bisa mengaplikasikan aneka pendekatan influencing yang telah dibuktikan dengan riset yang mumpuni. Dua tokoh psikologi yang memiliki pengakuan terhadap hal tersebut adalah Garry Yukl dan Cialdini. Saya pernah membahas salah satu taktik Garry Yukl pada buku saya yang berjudul *Coaching Handbook* (satu satunya buku yang membahas coaching competency dari International Coach Federation), maka izinkan kali ini saya berbagi tentang salah satu jurus promote behavior change yang diperkenalkan oleh Cialdini. Dari riset yang dia lakukan, Cialdini menemukan enam cara menginfluence orang yaitu otoritas, rasa suka (perhatikan bahwa cara ini bisa dilakukan dengan mengimplementasikan create safe learning environment), timbal balik, kelangkaan, konsistensi dan bukti sosial. Ingat kita punya peran mempengaruhi, namun kesiapan perubahan perilaku bukanlah keputusan facilitator, namun seorang trainee.



Bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri sebagai tokoh yang paling berpengaruh di dunia tidak bisa mempengaruhi pamannya banyak membantunya, Abu Tholib. Hingga Allah SWT menurunkan ayat khusus terkait hal tersebut,



"Innaka la tahdi man ahbabta, walakinnallaha yahdi mai yasha."



"Sesungguhnya kau takkan dapat memberi hidayah pada orang yang kau sayangi, tetapi Allahlah yang memberi hidayah kepada sesiapa sahaja yang Dia kehendaki" (QS Al Qoshos 56-57)



Inilah yang juga menyebabkan peran seorang facilitator disebut sebagai Promote behavior Change. Karena peran kita sebagai seorang facilitator adalah promosi bukan change.



Sumber :

*Buku People Development Handbook - Mengungkap Rahasia Para Professional Trainer Mendelivery High Impact Learning Program

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?
Info Detail KLIK Gambar

Leadership & People Development

Practical Coaching Konseling

Practical Coaching Konseling
Gabung KLIK Gambar atau Hubungi WhatsApp 085852316552

Corporate Trainer & Public Speaker

Certified HUMAN DEVELOPMENT