Diberdayakan oleh Blogger.
Dapatkan GRATIS EBOOK tentang Manajemen Sumber Daya Manusia, HRD, Human Capital, Leadership, Public Speaking & Ilmu Pengembangan Diri

Bergabunglah dengan Ribuan Sahabat HRD & Leader Pembelajar lainnya :

Grup Telegram Komunitas Young HRD Indonesia
Youtube Channel Komunitas Young HRD Indonesia
Halaman Facebook Komunitas HRD Indonesia



Tampilkan postingan dengan label HRD Handbook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HRD Handbook. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Maret 2023

GRATIS Ebook Talent Management










Berminat Ebook (Buku Digital) Talent Management Practice karya Coach Kuswandi
CHAT ke WhatsApp 085852316552

Salam Persahabatan


Tim Young HRD Indonesia



Bagi Anda yang berminat belajar Manajemen SDM dan HRD. 
Join Halaman Telegram Komunitas Young HRD Indonesia


Rabu, 17 Juli 2019

HRM 4.0 - PERAN BESAR MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM PERUSAHAAN








PERAN BESAR MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM PERUSAHAAN


artikel oleh :

Ryan Martian
- HR and Business Consultant
- Talents Mapping Practitioner



Persoalan mengelola SDM tidak terbatas kepada pengelolaan administrasi kepegawaian, tidak hanya tentang absensi pegawai, penggajian, mengatur ijin dan cuti, jadwal kerja, kontrak kerja, surat peringatan pegawai, lebih dari itu mengelola SDM merupakan keseluruhan pengelolaan SDM dengan target performance, alias kinerja. Tujuannya jelas, bagaimana agar setiap pegawai mencapai kinerja terbaiknya, puncak prestasi kerjanya.

Dave ulrich membuat sebuah model, bahwa mengelola SDM berarti menjalankan 4 peran fungsi departemen SDM, Meliputi:

1. Strategic Partner
2. Change Agent
3. Employe Champion
4. Administrative Partner

Sebagai Strategic Partner berarti bagian SDM berfokus pada menyelaraskan strategi dan praktek SDM dengan strategi bisnis. Bagian SDM menjadi mitra stategik manajemen puncak untuk mewujudkan keberhasilan strategi bisnis dengan menerjemahkan strategi bisnis ke dalam praktek pengelolaan SDM sehingga (1) organisasi dapat beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan, (2) organisasi dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, (3) pada akhirnya, organisasi dapat meningkatkan hasil finansial-nya karena strategi dapat di implementasikan dengan lebih efektif.

Sebagai change agent, bagian SDM harus mampu mengelola setiap transformasi atau perubahan dalam organisasi, termasuk perubahan budaya dasar organisasi. Bagian SDM mengidentifikasi dan menerapkan proses perubahan akibat penerapan ide-ide atau inisiatif yang didisain atau diterapkan organisasi.

Sebagai employee champion, berarti terlibat dalam permasalahan, ekspektasi dan kebutuhan SDM sehari-hari. Bagian SDM secara aktif dan agresif berperan dalam mengembangkan serta meningkatkan komitmen dan kontribusi / kinerja SDM untuk mencapai keberhasilan organisasi.

Sementara peran administrative expert berarti ahli dalam menjalankan administrasi dan infrastruktur terkait SDM dengan efektif dan efisien antara lain yang terkait dengan rekrutmen, training dan pengembangan, peningkatan kinerja, sistem remunerasi.

Persoalan administratif hanya menjadi salah satu bagian kecil dari pengelolaan SDM lebih dari itu seorang HR Person harus menjalankan 4 aktivitas ke HRDan, yang tidak hanya mengelola day to day activity, tetapi juga punya peran strategic, process dan pengembangan SDMnya. Sebuah pekerjaan yang menuntut skill tinggi dan pengetahuan yang luas agar tercipta iklim organisasi yang mendorong tercapainya performa puncak seluruh tim.

Oleh karena itulah buku HRM 4.0 Grow Your People Get Your Great Business ini hadir, untuk membantu para pengelola bisnis, pemilik bisnis dan manajer serta HR Person mendapatkan panduan yang membumi dan mudah untuk dipahami tentang bagaimana seharusnya manajemen SDM dipahami dan dijalankan.



Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM dan Pengembangan Diri secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini 

Halaman Facebook 

Channel Telegram


Berminat belajar HRM 4.0 bersama Pak Ryan Martian.

Hubungi :

Ringga Arie ,S.E
HRM Learning Partner
WhatsApp 085852316552

Senin, 08 Juli 2019

HRM 4.0 - KELOLA DIRI DULU BARU KELOLA TIM






KELOLA DIRI DULU BARU KELOLA TIM


artikel oleh :

Ryan Martian
- HR and Business Consultant
- Talents Mapping Practitioner


Begitu banyak pemimpin organisasi yang bertanya bagaimana mengelola tim bisnis yang benar? Jika boleh jujur jawabannya ya dimulai dari mengelola diri sendiri terlebih dahulu.

Selama tidak pandai mengelola diri maka tim akan susah untuk di kelola, terlalu banyak teman bisnis yang mengeluh dengan kinerja timnya, ketika saya kroscek ternyata salah satu penyebab terbesar dari masalahnya justru ada pada diri mereka sendiri, para pemimpinnya.

Urusan disiplin misalnya, ternyata yang paling enggak disiplin adalah pemimpinnya, disinilah integritas diperlukan. Tim akan merasa tidak nyaman untuk tidak disiplin ketika pemimpinnya adalah orang yang disiplin.

Sebaliknya ketika seorang pemimpin tidak menunjukkan integritas, maka tim akan enggan untuk melakukan apa yang pemimpin minta.

So sebelum meminta tim untuk melakukan yang terbaik sudahkah kita melakukan yang terbaik untuk mereka?


Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM dan Pengembangan Diri secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini 

Halaman Facebook 

Channel Telegram


Berminat belajar HRM 4.0 bersama Pak Ryan Martian.

Hubungi :

Ringga Arie ,S.E
HRM Learning Partner
WhatsApp 085852316552

HRM 4.0 - EMPAT TIPE KARYAWAN








4 TIPE KARYAWAN


artikel oleh :

Ryan Martian
- HR and Business Consultant
- Talents Mapping Practitioner

Ada sebuah teori yang menunjukkan tentang 4 (empat) kuadran cara penanganan karyawan yang bisa dijadikan patokan untuk mengatasi masalah skill dan attitude mereka, penjelasannya adalah sebagai berikut :

1. Karyawan memiliki bad attitude atau sikap yang buruk, skill atau keterampilannya juga buruk. Bagaimana menghadapi orang semacam ini? Menurut hemat saya, karyawan seperti ini tidak layak untuk dipertahankan.

2. Karyawan yang memiliki attitude buruk, skill bagus. Lamban dalam bekerja, suka menunda, mudah putus asa, tetapi pandai di bidangnya. Maka threatment yang tepat adalah dengan membimbing dan mengarahkan dia agar mengubah sikapnya untuk kepentingan dirinya sendiri. Dalam hal ini kita bisa berlaku sebagai konselor atau coach baginya.

3. Karyawan yang memiliki attitude bagus, skill buruk. Threatment yang bisa Anda lakukan adalah membuat si karyawan menjadi pandai atau mahir dalam skill-nya. Maka apa yang harus dilakukan? Beri banyak training, ikutkan ke berbagai training yang sesuai dengan kebutuhan. Jika dia seorang marketing person, kirim untuk mengikuti public speaking atau selling skill.

4. Karyawan yang memiliki attitude bagus, skill bagus. Bila anda memiliki karyawan seperti ini, tampaknya perfect dan sudah tidak ada masalah lagi. Pada posisi ini, dia mampu menyelesaikan dengan excellent, belum ditagih sudah menunjukkan hasil, pandai menyelesaikan masalahnya sendiri, bahkan memberikan solusi atas masalah orang lain. Tapi ternyata pada posisi ini juga masih tetap bermasalah, jika Anda tidak bisa memperlakukan dia dengan baik, ia akan berpindah ke lain hati.



Sumber : Sukses Membangun Tim dengan Grounded Strategy, Coach Dr Imam Elfahmi



Teman-teman yang ingin belajar ilmu HRD, Manajemen SDM dan Pengembangan Diri secara GRATIS.

Semua sudah saya rangkumkan spesial untuk Anda di link ini 

Halaman Facebook 

Channel Telegram


Berminat belajar HRM 4.0 bersama Pak Ryan Martian.

Hubungi :

Ringga Arie ,S.E
HRM Learning Partner
WhatsApp 085852316552

Jumat, 25 Mei 2018

Tertipu Jawaban Wawancara Kandidat Karyawan

Bukti Bahwa Otak Kita Mudah Tertipu Jawaban Wawancara Kandidat Karyawan

Oleh : Guruh Taufan
- Pakar Analisa Komunikasi Verbal & Non Verbal
- Penulis Buku Statement Analysis - Pendeteksi Kebohongan Paling Dahsyat

Seringkali otak kita terpukau dengan jawaban yang indah dan logis, padahal belum tentu jawabannya sesuai dengan makna yang sebenarnya. Di dalam sebuah wawancara kerja, terjadi sebuah dialog :

Interviewer : Apakah Anda lebih senang bekerja seorang diri atau dalam tim?
Kandidat : “Bergantung pada pekerjaan yang harus saya selesaikan. Tentu saja saya dapat bekerja dalam tim.”

Analisis Jawaban Kandidat : “Bergantung pada pekerjaan yang harus saya selesaikan" -> ada sisi lain jawaban yg sebenarnya dipilih oleh Kandidat. Artinya Kandidat masih memilih pekerjaan yang dilakukan seorang diri."

"Tentu saja saya dapat bekerja dalam tim.” --> dapat bekerja dalam tim tidak sama dengan senang bekerja dalam tim, artinya Kandidat justru menegaskan bahwa dirinya lebih memilih bekerja sendiri.

Kandidat ini tidak melakukan direct answer (jawaban langsung) pada pertanyaan interviewer, karena ada pertanyaan yang dianggap sensitif oleh Kandidat.

Di dalam interview membutuhkan suatu keahlian yang mengupas kata-kata atau kalimat sehingga dapat mengetahui makna-makna yang tersirat. Keahlian ini dikenal dengan Statement Analysis. Statement Analysis telah digunakan oleh Jerman sejak tahun 1954 untuk mengungkap berbagai macam kasus kriminal. Statement Analysis juga digunakan oleh FBI untuk melatih para agen-agennya agar handal dalam melakukan wawancara maupun interogasi.

"What you see, what you hear, nothing is what it seems"
- Apa yang Anda lihat, Anda dengar, tidak seperti yang tampak


Saya akan bantu Anda untuk mendalami ilmu di atas.
Silahkan hubungi :

Ringga Arie Suryadi
WhatsApp 085852316552










Testimoni Customer Buku Statement Analysis - Pendeteksi Kebohongan Paling Dahsyat
















Rabu, 25 April 2018

Menjadi Karyawan Bintang





Rahasia Menjadi Karyawan Bintang:star2

- Apakah Anda seorang karyawan yang sudah lama bekerja tapi stuck di posisi karir saat ini ?
- Apa sich yang dimaksud dengan menjadi karyawan STAR?
- Apakah aku juga bisa menjadi seorang karyawan STAR ?
- Apakah Anda seorang atasan yang mempunyai anak buah yang kurang produktif dalam team kerja?
….. dan tentu masih banyak pertanyaan lainnya.


Rahasianya adalah Aplikasikan di kehidupan Anda sehari-hari 7 disiplin yaitu Personal Mastery, Personal Contribution, Personal Learning, Personal Multipreneurship, Team Mentality, Emotional Mastery, dan Personal Enthusiasm agar dapat menjadikan Anda sebagai seorang STAR EMPLOYEE !!

Bagaimanakah sikap yang benar dalam bekerja di kantor, di perusahaan, di pabrik atau di organisasi manapun. Intinya, bekerja bagi orang lain pun bisa menyenangkan dan Anda pun juga bisa menjadi karyawan handal serta mampu mencapai hasil yang maksimal ditempat kerja. Banyak contoh karyawan sukses yang bisa Anda pelajari profilnya dan layak diteladani.

Pahami juga ide-ide seperti jangan sekedar membangun loyalitas kepada perusahaan, tetapi loyallah kepada profesi Anda, dan berbagai ide lainnya. Nyatanya, ada sebuah kalimat menarik disini, Jika Anda tidak becus menjadi karyawan, maka Anda pun tidak akan becus saat menjalankan bisnis Anda sendiri. Sayangnya, banyak orang yang saat menjadi karyawan, pola pikirnya, Ngapain kerja bagus, yang kayak kan bossnya, bukan saya. Tunggu saya punya bisnis sendiri, barulah saya akan bekerja maksimal. Namun, kenyataannya tatkala ia memutuskan berbisnis, akhirnya justru kegagalan yang diraihnya karena mentalnya sudah salah sejak ia menjadi karyawan. Oleh karena itu sungguh merugi bagi karyawan yang pola pikirnya salah ataupun setengah setengah, dalam bekerja.

Data statistic dari sebuah riset mengatakan dalam sebuah organisasi, biasanya ada sekitar 10% karyawan yang tergolong deadwood (payah!), sekitar 80% lainnya tergolong so-so (biasa aja!) dan hanya 10% yang termasuk STAR (langka!).
Padahal, ada sebuah formula penting dalam organisasi, yaitu KARYAWAN STAR = CUSTOMER PUAS = PROFIT !
Sungguh, hanya karyawan STARlah yang bisa memberikan kontribusi maksimal buat organisasi!

Ada sebuah tantangan bagaimana seseorang membuat dirinya menjadi dibutuhkan dan diandalkan oleh perusahaan. Faktanya, banyak karyawan yang bergantung pada perusahaan. Hal ini bukanlah sesuatu yang baik, apalagi ketergantungan ini sifatnya parasit. Artinya, perusahaan harus membayar untuk karyawan yang sebenarnya tidak punya keahlian khusus. Bahayanya, ketika tidak punya keahlian khusus, sebenarnya yang paling teracam bukanlah perusahaan tetapi si karyawan itu sendiri. Tatkala perusahaan bangkrut ataupun si karyawan itu harus pindah ke tempat lain, sebenarnya ia tidak memiliki keahlian apapun yang bisa diandalkan. Itulah sebabnya sangat perlunya membangun PERSONAL MASTERY. Namun, suatu kemampuan (mastery) tidaklah berarti apapun tanpa adanya kontribusi. Karena itulah bicara soal kontribusi, ada suatu kisah sindiran yang mengatakan seorang office boy yang berkontribusi mungkin akan lebih berharga, daripada seorang direktur yang tidak memberikan nilai tambah apapun di kantor.
Pertanyaan terpenting untuk diri Anda sendiri, seberapa besar kontribusi positif yang telah kau berikan untuk organisasimu ?

Selanjutnya, disiplin berikutnya adalah menantang para karyawan untuk tidak hanya berada di zone nyamannya tetapi senantiasa mengembangkan diri. Disinilah karyawan yang STAR selalu upgrade dirinya, laksana mesin ataupun computer, dengan cara terus menerus belajar. Dalam disiplin selanjutnya, dijelaskan bahwa karyawan harus berusaha untuk menyimak ilmu lain. Disinilah perlunya disiplin MULTIPRENEURSHIP. Bahkan, dikatakan bahwa seorang pimpinan perusahaan minimal harus mengerti strategi yang terkait dengan finance, marketing, SDM dan juga teknologi untuk berhasil. Karena itulah, mau tidak mau seorang karyawan maupun pimpinan, harus mau mengembangkan ilmu lain di luar bidang kemampuanya demi kemajuan perusahaan.

Selanjutnya, setelah mengembangkan dirinya, seorang karyawan harus bermental team. Hal ini penting karena organisasi yang sukses, bukanlah organisasi yang mengandalkan SUPERMAN, tetapi SUPER TEAM. Karena itulah, sangat penting bagi karyawan untuk mengembangkan mentalitas bekerja sama dengan orang lain dalam tim. Belajarlah dari kisah tentang Maurice Wilson yang gagal mendaki puncak Mount Everest karena hanya mengandalkan dirinya sendiri. Sungguh kisah yang amat inspiratif!

Lantas, dua disiplin lain yang terakhir adalah soal kemampuan karyawan untuk menata emosinya serta tetap menjadi orang yang tetap antusias dalam bekerja.


Be A STAR Employee at work !

Senin, 16 April 2018

PROMO Buku People Development Handbook - Mengungkap Rahasia Para Professional Trainer Mendelivery High Impact Learning Program



Informasi Penting Sebelum Investasi


Saya merekomendasikan sebuah buku yang secara comprehensive membahas tuntas dan mendalam dunia People Development yang sangat cocok bagi Anda yang ingin menjadi professional trainer atau memperdalam lagi keilmuan Anda di bidang People Development.

Jika Anda ikut kelas Training To Trainer dengan tujuan jadi Professional Trainer tapi hanya diajarin Public Speaking, Sebaiknya cukup baca buku ini saja, karena ilmu public speaking bagi professional trainer hanya 1/4 ilmu dari seorang professional trainer.

Bagi Anda yang mendelivery training hanya berfokus pada membuat kelas yang lebih menyenangkan dan meriah saja. Sebaiknya Anda membaca buku ini karena di dalamnya akan memberikan Anda sebuah insight baru berupa level delivery terbaik yang perlu Anda ketahui dan kuasai.

Bahkan jika ingin mengetahui seberapa efektif delivery training yang Anda bawakan maka Buku ini akan mengungkapkan semua rahasia professional trainer dalam mendelivery high impact learning program dengan sangat efektif.

Semua solusinya bisa Anda dapatkan dengan berinvestasi PROMO Buku People Development Handbook - Mengungkap Rahasia Para Professional Trainer Mendelivery High Impact Learning Program

Spesial untuk 50 Pembeli Tercepat, Saya tambahkan BONUS Ebook Premium - Good Talent Management Practices (Bahasa Indonesia) yang juga merupakan karya terbaik dari Coach N. Kuswandi


Silahkan Hubungi :

Ringga Arie Suryadi
WhatsApp 085852316552



Testimoni Customer Buku People Development Handbook














Rabu, 01 Februari 2017

Buku Practical Human Resources - Praktik Terbaik SDM Perusahaan di Indonesia



Buku Practical Human Resources - Praktik Terbaik SDM Perusahaan di Indonesia

Mau Buku Praktik Terbaik SDM Perusahaan di Indonesia ?

Buku yang dihimpun dari 25 pengarang ini berisi tentang akumulasi kompetensi, pengalaman dan jejaring yang luas, yang menjadikan buku ini sangat kaya dan resourceful. 

✔Cara membangun organisasi yang efektif. 
✔Cara setiap individu bisa menjadi engaged, proaktif, terlibat dan tertantang untuk meraih kinerja yang tinggi dan membudaya. 
✔Cara nilai-nilai korporasi bisa dihidupi dan dijunjung tinggi. 
✔Cara alignment dalam implementasi strategi terjadi. 
✔Cara supaya dapat menciptakan agar orang bisa berprestasi. 
✔Cara kaderisasi dan suksesi, dan masih banyak lagi. 

Dengan adanya connecting the dots yang kuat dan alur cerita yang mengalir dalam buku ini, pembaca bisa dengan mudah mendapatkan inspirasi dalam setiap tulisannya. Tema yang diangkat dalam setiap bab merupakan tema yang aktual dan kaya dengan insights, mulai dari Praktik HR terbaik: Perspektif CEO sampai dengan HRIS.

Kumpulan tulisan dari praktisi HRD (bisnis) dengan mengangkat kasus pada perusahaan di mana para penulis berkarya, buku menjabarkan kasus-kasus seputar SDM perusahaan Indonesia atau yang beroperasi di Indonesia yang ditulis oleh para praktisi SDM ternama.

Hal tersebut diatas yang menjadikan potensi pasar buku ini semakin luas, bukan hanya sebagai buku referensi di perguruan tinggi (Manajemen SDM dan Psikologi Industri & Organisasi/PIO) akan tetapi buku ini juga bisa menjadi rujukan bagi para praktisi HRD dalam mengelola SDM perusahaan dimana mereka berkarya.

Judul : Practical Human Resources 
Subjudul : Praktik Terbaik SDM Perusahaan di Indonesia
No. Buku : 1017002001
Ukuran : 155 x 230 mm
Halaman : 258 hal

Bonus Dahsyat 
- Buku Digital tentang HR 


Ringga Arie ,S.E
WhatsApp 0858 5231 6552
HR Profesional
Learning Partner dan Founder YoungHRD.blogspot.com





TESTIMONI CUSTOMER BUKU PRACTICAL HUMAN RESOURCES





Kamis, 05 November 2015

Buku Digital Employee Recruitment, Selection, and Assessment: Contemporary Issues for Theory and Practice by Ioannis Nikolaou and Janneke K. Oostrom

Personnel selection is changing. Whilst traditional face-to-face interviews are still common, the range of assessment processes that inform the selection of candidates is increasingly diverse, taking advantage not only of new technologies, but also using new methods and strategies, such as assessment centres and personality testing. This new collection looks at the most important contemporary issues in recruitment, selection and assessment today, highlighting the latest research from the perspective of both recruiter and applicant.  The book is written by an international range of prominent scholars in this area, and provides up-to-date analysis of key topic areas, including:  How measurements of intelligence can impact on recruitment policies  The use and value of personality tests  An analysis of social interaction in the interview process  The value and impact of video resumes in recruitment  How social networks affect how applicants are perceived  Job analysis and competencies modelling  Part of the Current Issues in Work & Organizational Psychology series, this is an important book that shines a light on the latest theory and practice in employee recruitment. It will interest not only students and researchers of Organizational Psychology, HRM and Business and Management, but will also engage professionals in the field.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Ebook Personality Plus at Work by Florence Littauer

Menjadi Pribadi Yang Unggul Di Lingkungan Kerja


Di mana pun Anda bekerja, Anda akan memiliki rekan kerja yang akan berhubungan dengan Anda dan tidak akan bisa Anda hindari. Namun, tahukah Anda bahwa Anda memegang kunci untuk bekerja sama dengan baik bersama seluruh rekan kerja Anda? Hal itu muncul dari cara memanfaat kuasa kepribadian.
Selama 25 tahun, buku laris Florence Littauer Personality Plus telah menjadi bacaan yang dibuthkan oleh para pegawai di berbagai perusahaan besar. Sekarang, Personality Plus at Work menunjukkan kepada Anda cara agar bisa berhasil bekerja sama dengan siapa pun dan memerhatikan perbedaan kepribadian yang mendasar. Buku ini menunjukkan hal-hal yang terjadi ketika berbagai kepribadian diabaikan, cara setiap kepribadian bisa memimpin, dan cara menggabungkan berbagai kepribadian yang berbeda untuk membangun tempat kerja yang vital dan harmonis.
Entah Anda memimpin sebuah departemen, sebagai karyawan baru, atau sukarelawan, wawasan yang ditemukan dalam buku ini akan merevolusi hubungan Anda dalam pekerjaan.

Bagi Anda yang berminat belajar Manajemen SDM dan HRD. 
Join Halaman Telegram Komunitas Young HRD Indonesia

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?
Info Detail KLIK Gambar

Leadership & People Development

Practical Coaching Konseling

Practical Coaching Konseling
Gabung KLIK Gambar atau Hubungi WhatsApp 085852316552

Corporate Trainer & Public Speaker

Certified HUMAN DEVELOPMENT