Diberdayakan oleh Blogger.

Young HRD Indonesia

Young HRD Indonesia
Dapatkan EBOOK GRATIS tentang Manajemen Sumber Daya Manusia, Dunia HRD, Leadership & Ilmu Pengembangan Diri

Bergabunglah dengan Ribuan Pembelajar & Ratusan Rekan HRD lainnya :

Halaman Facebook Komunitas HRD Indonesia
Grup Facebook Komunitas Young HRD Indonesia
Grup Telegram Komunitas Young HRD Indonesia

Jumat, 25 April 2014

Hukuman terbaik untuk karyawan yang sering telat (Best Punishment for Latecomers)

Adalah salahsatu tugas bagi HRD untuk memperbaiki kedisiplinan karyawan dari suatu Perusahaan. Sistem kompensasi yang idealnya harus sejalan dengan kinerja karyawan di suatu organisasi sering terkendala karena tidak berjalan semestinya, artinya dengan meskipun sistem kompensasi yang telah berjalan secara baik dan baguspun tidak selalu menjadi tolak ukur keberhasilan dalam mendisiplinkan karyawan-karyawan yang memiliki "red note". Seakan-akan sistem reward terbaik yang telah di terima kurang dianggap bagi karyawan yang satu ini.


Saran saya sebaiknya HRD & GA melakukan counseling bagi karyawan berkondikte buruk dengan bertanya bagaimana cara terbaik yang harus dilakukan oleh mereka sendiri agar berkomitmen merubah perilakunya. Jangan pernah menanyakan pertanyaan kenapa mereka sering terlambat karena mereka hanya akan beralasan tanpa berusaha menemukan solusi dan saya berpendapat hal tersebut akan sia-sia untuk di ucapkan karena terkesan basa-basi saja.

Cara lainnya adalah selalu upayakan berikan late report untuk kepala departemen masing-masing agar Leader tahu kondikte dari bawahannya masing-masing sehingga bisa lebih inten mengawasi karyawan nakal ini. Hal tersebut harus dilakukan sebelum melangkah lebih jauh dengan melakukan second option berupa punishment. Berikut berbagai jenis Punishment / Hukuman bagi karyawan yang sering telat :

1. Tampilkan Daftar Karyawan Terlambat (Late Comers List) dengan ukuran besar di papan pengumuman yang bisa dibaca setiap orang. Hal ini sebagai shock terapi awal bagi karyawan tersebut agar malu untuk melakukannya lagi.

2. Potong Tunjangan Tidak Tetap ( Uang Transportasi atau Uang Makan ) sebanyak kuantitas keterlambatan. 

3. Berikan Surat Peringatan 1, 2 dan 3 secara berjenjang sebagai efek jera.


4. Perlambat Promosi untuk karyawan dengan kondikte tersebut.


Salam Success & Young 



Ringga Arie Suryadi

1 komentar:

  1. Dear admin,

    kalau sudah di potong gajinya dan mendapatkan sanksi pula itu menjadi double punishment dong? Apakah diperbolehkan ?

    mohon advicenya ..

    Tks,

    BalasHapus

Ebook Jawaban Wawancara Kerja

Kelas Online HR Management MasterClass

Jasa Desain Surat Lamaran Kerja

Jasa Desain Surat Lamaran Kerja
Info detail hubungi WA 085852316552

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?

Mau Presentasi Sehebat Trainer ?
Info detail hubungi WA 085852316552

Boleh saya tahu siapa anda ?